Pada dasarnya manusia tidak mungkin bisa hidup sendiri. Karena itulah perlu adanya tali silaturrahim. Begitu pentingnya silaturrahim sampai Rasulullah SAW bersabda “ tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturrahim”. Apa sih definisi silaturrahim itu ?
Secara harfiyah silaturrahim artinya menyambung persaudaran atau menyambung tali kasih sayang. Para ulama berbeda pendapat dalam mengartikan silaturrahim. Pendapat pertama yang membatasi silaturrahim dalam bingkai persaudaraan yang ada pertalian darah.
Pendapat kedua menyatakan bahwa Silaturrahim bukan hanya dalam bingkai keluarga tapi dengan manusia umumnya. Pendapat yang kedua inilah yang banyak dijadikan pegangan. Silaturrahim merupakan perkara yang sangatn penting bagi kehidupn kita sebagai seorang muslim yg demikian itu kita ketahui karena silaturrahim menjadi perintah khusus dari Allah bagi setiap muslim.
Firman Allah :
“Dan periharalah silaturrahim sessungguhnya Allah selelu menjaga dan mengawasi kamu”.
Perlu disadari oleh kita semua bahwa sebelum Allah memerintahkan manusia untuk memelihara silaturrahim terlebih dahulu manusia diberi modal . Allah memberi media yang memungkinkan perintah itu terlaksana, yaitu energi kasih sayang ( adakah manusia yang tidak memiliki kasih sayang dalam hatinya ? Enenrgi kasih sayang inilah yang diminta oleh allah untuk disalurkan dalam media Silaturrahim. Semakin besar dan luas energi kasih sayang kita salurkan kepda keluarga dan sesama manusia maka semakin besar pula kebahagiaan hadir dalam hati. Sebaliknya semakin dikekang energi kasih sayang dalam hati , maka kebahagiaan sulit hadir dalam hati. Itulah sebagian fitrah hati manusia.
Berbicara tentang silaturrahim ada dua perspektif yang kita temui yaitu silaturrahim antara sesma keluarga yang ada ikatan darah saja dan Silaturrahin dalam arti luas yaitu. Silaturrahim dengan manusia dalam konteks kehidupn social secara luas.
Silaturrahim antara keluarga yang ada talian darah merupakan suatu keniscayaan, baik keluarga jauh ataupun dekat, pasti ada pertalian di dalamnya, yang dengan pertaian darah itu meniscayakan adanya hubungan hati yang dekat. Kedekatan hubungan hati memungkinkn kuatnya silaturrahim antara mereka. Silaturrahim yang kuat dalam keluarga besar dapat menghadirkan ketenangan dan keberartian diri dalam kehidupn social. Bisa saling mnguatkan dibidang ekonomi, bisnis dan urusan social lainnya.
Dalam kehidupan masyarakat moderen semakin cenderung anomaly. Bisa saja hubungan antar keluarga menjadi tidak mudah, apalagi jarak tempat tinggal yang saling berjauhan. Silaturahim seperti ini tanpa disadari digeser oleh kepentingan pribadi, kepentingan mempertahankan eksistensi diri dan keluarga. Utamanya dalam mengejar status ekonomi dan social. Semakin nafsi nafsi bahkan beberapa orang dengan keberhasilanya dan segala jabatan yang dimiliki sudah merasa gengsi untuk menziarahi atau bersilaturrahim dengan keluarga mereka yang tergolong miskin .
Sesungguhnya dizaman moderen seperti sekarang ini tidak ada alasan untuk tidak silaturrahim. Kemajuan teknlogi memungkin semuanya berjalan dengan mudah dan murah. Keluarga di luar daerah atau di luar negeri misalnya dapat bersilaturrahim dengan cara yang mudah, baik dengan komunikasi melalui Hp atau yang sekarang tenar adalah FACE BOOK.
Halal bihalal yang biasa dilaksanakan pada hari raya idul fitri adalah juga merupakan media mempererat tali silaturrahim. Dimana antar saudara, teman, sahabat saling bertemu, bertatap muka berjabat tangan dan saling maaf memaafkan.
Read More..
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 17 Oktober 2009
Rabu, 23 September 2009

KELUARGA BESAR PONDOK PESANTREN HUBULO MENGUCAPKAN...
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H....
TAQOBBALAALAHU MINNA WA MINKUM SHIYAAMANA WA SHIYAAMAKUM...
MINAL AIDIN WAL FAIZIN...MOHON MAAF LAHIR BATIN..
Read More..
MINAL AIDIN WAL FAIZIN...MOHON MAAF LAHIR BATIN..
Label:
Informasi
Jumat, 11 September 2009
Kaligrafer dan Pesilat Hubulo bicara di event Nasional
Santri Hubulo kembali dipercaya Gorontalo dalam kompetisi nasional. Awal Agustus kemarin, Saputra Amuda, santri kelas 5 TMI mewakili Gorontalo dalam Kejurnas Pencak Silat di Jakarta. Hubulo memang menggali potensi santrinya dalam bidang pencak silat, bahkan hampir seluruh kelas dalam lomba pencak silat di Pospenas menjadi langganan pesilat Hubulo.
Nggak Cuma itu loh temen-temen, sebelmunya diakhir bulan Juli dalam Kompetisi Ekspo Madrasah Nasional, Provinsi kita mempercayai Bagus Pribadi Makmur, santri kelas 3 TMI dalam lomba kaligrafi kategori mushaf yang diadakan di Malang, Jawa Timur. “Ane rasa event y ang pertama kali diadakan ini kurang menggigit dari segi spirit peserta dan sportivitas juri juga kelihatan mengecewakan peserta.
Tapi Alhamdulillah ini akan jadi pengalaman yang berharga bagi saya dan suatu kebanggan menjadi seorang kaligrafer Hubulo yang diutus oleh pemprov”, sahut santri asal Luwuk, sulteng ini.
Read More..
Nggak Cuma itu loh temen-temen, sebelmunya diakhir bulan Juli dalam Kompetisi Ekspo Madrasah Nasional, Provinsi kita mempercayai Bagus Pribadi Makmur, santri kelas 3 TMI dalam lomba kaligrafi kategori mushaf yang diadakan di Malang, Jawa Timur. “Ane rasa event y ang pertama kali diadakan ini kurang menggigit dari segi spirit peserta dan sportivitas juri juga kelihatan mengecewakan peserta.
Tapi Alhamdulillah ini akan jadi pengalaman yang berharga bagi saya dan suatu kebanggan menjadi seorang kaligrafer Hubulo yang diutus oleh pemprov”, sahut santri asal Luwuk, sulteng ini.
Read More..
Label:
Informasi
Senangnya bulan Ramadhan kembali menyapa kita. Apalagi, Ramadhan tahun ini santri Hubulo dengan semangat berapi-api gak mau ketinggalan ikut beramal dan menyumbangkan kemampuan public speaking mereka di masjid sekitar, wah tambah semangat dong. Temen-temen juga tau sendiri kan, puasa itu tidak jadi alasan untuk kita bermalas-malasan, puasa lancar aktivitas tetep jalan. Nah untuk itu santri Hubulo bersafari ramadhan di masjid-masjid Tapa juga yang lebih menantang di provinsi tetangga, tepatnya di Kabupaten Buol, Sulteng.
Wah, seru banget ! Disana, selama seminggu mereka berceramah di masjid yang berbeda.syukur Alhamdulillah mereka disana mendapat tanggapan dan sambutan yang baik dari pemerintah dan masyarakat setempat, siapa dulu dong pembimbingnya. Ust. H. Faisal Pakaya yang selalu membimbing dan memberikan dorongan bagi mereka untuk selalu memberikan yang terbaik ditengah masyarakat.
oiya, disana mereka sempet diundang alumni dalam acara silaturrahim IKPH konsulat Buol. Temen-temen harus tau nih, ternyata alaupun sudah lama mereka lulus dari pondok tapi bahasa mereka tetep digunakan loh. Bahkan untuk mengobati kerinduan mereka akan suasana pondok, mereka memint tim safari ramadhan untuk pidato atau ceramah 3 bahasa, waw... Mereka juga sangat terharu ketika menyanyikan mars Hubulo dan oh pondokku dalam acara silaturrahim ini. mereka teringat akan suasana Muhadoroh. Seharusnya ini bisa menjadi motivasi bagi kita agar mengamalkan apa yang kita dapatkan di Hubulo seperti bahasa ingggris dan arab.
Eh, bukan hanya itu saja. Pada saat perpisahan diadakan malam silaturrahim yang dihadiri oleh masyarakat, pemerintah dan tokoh agama setempat. Acara ini juga diisi dengan perlombaan seperti cerdas cermat, pake sarung, adzan dan hafalan surat pendek untuk anak-anak. Wah, gak nyangka ternyata kegiatan tim safari ramadhan kemarin berkesan baik dihati 8 santri yang diutus serta masyarakat Buol.
Nah, asik kan temen-temen. Ternyata Hubulo gak hanya tempat kita menuntut ilmu seharian duduk-duduk dikelas, tapi juga tempat kita berkarya menyalurkan bakat kita, berdakwah menyiarkan agama Islam juga mengamalkan ilmu yang kita dapatkan. Bener gak ? yaa, so pasti dong !
Read More..
Label:
Informasi
Selasa, 25 Agustus 2009
Gerak jalan asik juga...

17 Agustus kemarin menjadi momen yang sangat istimewa bagi seluruh rakyat Indonesia. Yaps, pada hari ini, dulu pada tanggal 17 Agustus 1945 Ir. Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Ternyata waktu itu sudah masuk bulan ramadhan loh, Subhanallah. Inilah salah satu kemuliaan dan keistimewaan bulan Ramadhan,yang membuat semangat para pemuda kita pada waktu itu semakin berkobar-kobar sehingga menculik Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengas Dengklok untuk mendesak keduanya segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Ngomong-ngomong soal HUT RI yang ke-64 ini, seperti biasa kesyukuran masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang dinyatakan dengan berbagai perlombaan terlihat meriah. Tak terkecuali di Kecamatan Tapa ini sebagai daerah dimana Hubulo berada. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Tapa mengadakan lomba gerak jalan. Nah, kali ini kita ikut berpartisipasi lagi dengan mengutus 2 regu dari Madrasah Tsanawiyah dan 3 regu dari Madrasah Aliyah. Dengan persiapan yang matang oleh bimbingan kak Saleh, kak Floristiana dan kak Amira serta beberapa pengurus lainnya mereka mengikuti lomba ini dengan semangat.
Nah, walaupun sudah beberapa kali mengikuti dan meraih gelar juara lomba gerak jalan, tetapi sambutan masyarakat terhadap pasukan gerak jalan Hubulo tetap hangat dan meriah. Hal ini, katanya sih dikarenakan kekompakan, kerapian, dan kreativitas anak-anak Hubulo. Kenapa ? Hampir disetiap kerumunan masyarakat banyak sekali permintaan kepada santri untuk melakukan variasi. Banyak yang memberi tepuk tangan, ada juga yang hanya berceloteh, “dari pesantren dorang ini am, pe gaga skali juw”, atau bahkan ada juga yang senyum-senyum sampai tertawa terbahak-bahak. Wah-wah, bangganya jadi anak Pesantren yang kreatif. Walhasil juri pun tak lupa mengacungkan jempol setelah menulis nilai di blangko (ih, so’ tau banget sih ni penulis). Walaupun jarak yang mereka tempuh sangat jauh, tapi terlihat senyum anak-anak Hubulo masih mekar dari wajah mereka setelah lomba selesai.
Akhirnya, pada malam……………baik pasukan gerak jalan putra maupun putrid, Aliyah maupun Tsanawiyah mendapatkan peringkat ke 1 setelah berhasil menyisihkan pesaing-pesaingnya. Perjuangan yang berbuah kemenangan. Berakit-rakit kita kehulu, berenang-renag ketepian. Alhamdulillah…..
Read More..
Ngomong-ngomong soal HUT RI yang ke-64 ini, seperti biasa kesyukuran masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang dinyatakan dengan berbagai perlombaan terlihat meriah. Tak terkecuali di Kecamatan Tapa ini sebagai daerah dimana Hubulo berada. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Tapa mengadakan lomba gerak jalan. Nah, kali ini kita ikut berpartisipasi lagi dengan mengutus 2 regu dari Madrasah Tsanawiyah dan 3 regu dari Madrasah Aliyah. Dengan persiapan yang matang oleh bimbingan kak Saleh, kak Floristiana dan kak Amira serta beberapa pengurus lainnya mereka mengikuti lomba ini dengan semangat.
Nah, walaupun sudah beberapa kali mengikuti dan meraih gelar juara lomba gerak jalan, tetapi sambutan masyarakat terhadap pasukan gerak jalan Hubulo tetap hangat dan meriah. Hal ini, katanya sih dikarenakan kekompakan, kerapian, dan kreativitas anak-anak Hubulo. Kenapa ? Hampir disetiap kerumunan masyarakat banyak sekali permintaan kepada santri untuk melakukan variasi. Banyak yang memberi tepuk tangan, ada juga yang hanya berceloteh, “dari pesantren dorang ini am, pe gaga skali juw”, atau bahkan ada juga yang senyum-senyum sampai tertawa terbahak-bahak. Wah-wah, bangganya jadi anak Pesantren yang kreatif. Walhasil juri pun tak lupa mengacungkan jempol setelah menulis nilai di blangko (ih, so’ tau banget sih ni penulis). Walaupun jarak yang mereka tempuh sangat jauh, tapi terlihat senyum anak-anak Hubulo masih mekar dari wajah mereka setelah lomba selesai.
Akhirnya, pada malam……………baik pasukan gerak jalan putra maupun putrid, Aliyah maupun Tsanawiyah mendapatkan peringkat ke 1 setelah berhasil menyisihkan pesaing-pesaingnya. Perjuangan yang berbuah kemenangan. Berakit-rakit kita kehulu, berenang-renag ketepian. Alhamdulillah…..
Label:
Informasi
Senin, 06 Juli 2009
Berlomba di tengah masa liburan
Pada hari senin 29 Juni kemarin grup Nasyid Pondok Pesantren Hubulo , Raudhatul Jannah atau biasa disebut “Raja” mengikuti Festival Budaya Islam se-Kabupaten Bone Bolango yang diadakan oleh bidang Pekapotren dan Penamas Departemen Agama. Selain mengikuti Festival Budaya Islam cabang Lomba Nasyid, Pondok Pesantren Hubulo juga mengutus 2 orang santri MA putra untuk mengikuti lomba pidato masing-masing Amir Ngau dan Mubarok Umar.
"
Sebelumnya pembimbing grup nasyid Pondok Pesantren Hubulo, Ustadz H. Faisal Pakaya sempat bingung mencari personel grup nasyid karna semuanya sedang menikmati liburan di rumah masing-masing. Akhirnya salah satu personel yang paling dekat dengan pesantren menghubungi beberapa personel ter dekat dan lengkap sudah grup nasyid walaupun hanya 5 orang. Dengan persiapan yang mantap mereka siap menghadapi lomba.
Setelah sampai di aula Depag Bone Bolango, mereka istirahat sejenak sambil menyaksikan Lomba Cerdas Cermat yang diikuti oleh 3 SMP se-kabupaten Bone Bolango. Sangat disayangkan ternyata Hubulo adalah peserta tunggal lomba nasyid dan diminta membawakan sebuah lagu inti yang berjudul “Kini Kau Telah dewasa” milik Justice Voice, lalu dilanjutkan dengan lomba pidato tingkat SD, MTs/SMP, dan SMA/MA. Mereka sempat mendapatkan kritik dari juri yang notabenenya merupakan pelatih paduan suara “Gorontalo Inovasi” Provinsi Gorontalo yang pernah mambawa harum Gorontalo di luar negeri.
Sesaat setelah ishoma grup nasyid Raja yang diperkuat oleh Abdurrahman Umar, Afif Pratama Putra, Muzakir malangi, Shubran yunus dan Mubarak Umar yang juga mengikuti lomba pidato diminta kembali naik kepanggung untuk membawakan lagu pilihan yaitu “Ashabul kahfi” oleh Raihan, grup nasyid asal Negeri Jiran. Namun sebelum tampil datang sebuah grup nasyid dari SMKN 1 Suwawa. Tetapi Alhamdulillah, akhirnya grup nasyid Hubulo meraih juara 1 yang artinya akan menghadapi kompetisi nasyid tingkat provinsi, sedangkan pada lomba pidato kita harus tetap bersyukur walaupun Mubarak Umar hanya mendapat juara 3, hal ini sempat mengejutkan mereka karena sebenarnya dalam peraturan lomba terpisah antara Mts dan MA. Inilah kompetisi, ada yang menang pasti ada yang kalah, dan yang terpenting adalah perjuangan dan pengalaman yang bisa menjadi modal. Experience is the best teacher !
Read More..
Label:
Informasi
Rabu, 17 Juni 2009
HAFLATUL WADA SANTRI SENIOR ANGAKATAN XV/ALUMNI XVII
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya Pondok Pesantren Hubulo selalu mengadakan acara Haflatul Wada’ (Perpisahan). Namun pada tahun ajaran 2008/2009 ini Hubulo mewisuda alumnus santri senior (kelas VI TMI) sebanyak enam orang santri. Lima santriwan dan satu santriwati. Enam santri yang baru saja diwisuda pada hari ini Kamis 14 Juni 2009 berasal dari beberapa daerah. Ada yang berasal dari Kota Gorontalo, Kab. Gorontalo, Kab. Boalemo dan Luwuk Sulawesi Tengah.
Acara dimulai dengan masuknya enam santri senior yang diringi musik untuk menyambut kehadiran mereka dalam ruangan. Lantunan ayat suci al-Qur’an yang dukumandangkan oleh santri kelas V TMI semakin menambah syahdu acara tersebut. Selanjutnya sambutan dari adik kelas yang sebagai ucapan selamat kepada kakak santri yang akan meninggalkan mereka turut mengisi keharuan acara tsb. Terlebih lagi ketika perwakilan santri senior menyampaikan kesan dan pesan selama belajar enam tahun di Hubulo yang ditujukan kepada adik-adik santri agar selalu mengambil pelajaran yang ada di Hubulo. Karena semua yang diajarkan di Hubulo adalah pelajaran yang dapat menjadikan para santrinya kelak bisa mandiri di mana pun bumi Allah dipijak. Kemandirian haruslah mulai ditanamkan sejak usia anak-anak agar ketika dewasa nanti segala cobaan hidup dapat dihadapi dengan penuh kesiapan. Pesan-pesan itu disampaikan dengan penuh rasa keharuan dalam acara Haflah Wada’ tsb.
Di pertengahan acara, penampilan dari adik-adik kelas sebagai persembahan dan kenang-kenangan untuk kakak kelas ikut memeriahkan dan menambah keceriaan acara tersebut. Penampilan berakhir yang dipersembahkan oleh adik-adik kelas satu putri memberikan pesan yang sangat berharga. Mereka membawakan lagu nasyid yang sudah tidak asing lagi dengan lirik berikut: “Allah adalah tujuan kami, Al-Qur’an tuntunan kami, Rasulullah taudaladan kami, Jihad fi sabilillah adalah tujuan kami tertinggi”.
Sebuah pesan yang sangat mendasar buat kakak kelas yang akan meninggalkan pesantren bahwa kita sebagai muslim harus selalu ingat adanya Dia yang Maha atas semua makhluknya. Segala aktifitas kita haruslah sesuai tuntunan Al-Qur’an dan ajaran rasulullah Muhammad sebagai suri tauladan ummat Muslim. Pada akhirnya berjuang di jalan Allah adalah tujuan dari semua keinginan kita. Amien.
Mudah-mudahan Haflah Wada’ tahun ini bisa membawa berkah dan kenangan yang sangat berharga untuk kakak kelas sebagai alumnus baru untuk bisa dan siap menghadapi tantangan hidup dan perjuangan ke depan yang lebih berat lagi di masyarakat. Selanjutnya untuk adik-adik santri yang masih menuntut ilmu di pondok agar selalu semangat dan bisa memanfaatkan waktunya untuk belajar lebih giat lagi dalam rangka merelisasikan cita-citanya di masa depan.
Read More..
Label:
Informasi
Selasa, 09 Juni 2009
Penerimaan Santri Baru


Untuk temen-temen yang pengen tahu informasi pendaftaran santri baru di HUBULO, gak usahh cemas. kali ini kami santri HUBULO akan berbagi info selengkapnya. Untuk jadwal pendaftaran, di HUBULO menurut PPSB(Panitia Penerimaan Santri Baru) tahun ini di bagi dua gelombang dengan jadwal sebagai berikut :
Gelombang I (15 Maret-30 Juni 09) Tes ( 1-2 Juli 09) Pengumuman Hasil Tes ( 3 Juli 09)
Gelombang II ( 3-15 Juli 09) Tes ( 16-17 Juli 09) Penguman Hasil Tes ( 18 Juli 09)
Nahh..untuk Informasi lebihh lanjut temen-temen bisa menghubungi Ustadz Ansor dan Ustadz Valiad yang tahun ini menjadi TIM PPSB HUBUlO. Tenang aja ust-ust ini gak sok ngartis jadi pasti gampang dihubungi oleh temen-temen. he he he catat ya no ustadz Ansor 0853 4000 5156 atau di no ust Valiad 0852 5649 5182. kalo gak nyambung ato dicuekin,,behh masih da jalan lain. he he .hubungi aja no resmi pesantren HUBULO (0435) 824 007.
ohh ya temen-temen juga bisa melihat brosur yang kami aploadkan ke blog ini. klikc ja nanti temen-temen bisa dapat info yang lebih lengkap dechh..yang terakhir untuk yang sudah mendaftar gak usah khawatir. tes di masuk di HUBULO gak susah-susah amat kok. yang penting temen-temen dah belajar duluan. ok..dah dulu yahh pegel juga nehh tangan nulis..nanti kalo da pertanyaan comment ja yahh..

Read More..
Gelombang I (15 Maret-30 Juni 09) Tes ( 1-2 Juli 09) Pengumuman Hasil Tes ( 3 Juli 09)
Gelombang II ( 3-15 Juli 09) Tes ( 16-17 Juli 09) Penguman Hasil Tes ( 18 Juli 09)
Nahh..untuk Informasi lebihh lanjut temen-temen bisa menghubungi Ustadz Ansor dan Ustadz Valiad yang tahun ini menjadi TIM PPSB HUBUlO. Tenang aja ust-ust ini gak sok ngartis jadi pasti gampang dihubungi oleh temen-temen. he he he catat ya no ustadz Ansor 0853 4000 5156 atau di no ust Valiad 0852 5649 5182. kalo gak nyambung ato dicuekin,,behh masih da jalan lain. he he .hubungi aja no resmi pesantren HUBULO (0435) 824 007.
ohh ya temen-temen juga bisa melihat brosur yang kami aploadkan ke blog ini. klikc ja nanti temen-temen bisa dapat info yang lebih lengkap dechh..yang terakhir untuk yang sudah mendaftar gak usah khawatir. tes di masuk di HUBULO gak susah-susah amat kok. yang penting temen-temen dah belajar duluan. ok..dah dulu yahh pegel juga nehh tangan nulis..nanti kalo da pertanyaan comment ja yahh..

Label:
Informasi
Senin, 27 April 2009
Santri Hubulo's Show !!!
Hari Sabtu tanggal 25 lalu kita abis nampil nih di pembukaan Seleksi Tilawatil Qur'an Kabupaten Bone Bolango di Kecamatan Kabila. Nampil apaan sih? santri hubulo nampilin grup nasyid kebanggaan Hubulo, Raja alias Raudhatul Jannah , gak ketinggalan tari aceh oleh santriwati kelas 2 yang dibimbing sama ustat Valiad. Sebelumnya, Tari aceh santriwati kelas 2 ini juga tampil di pembukaan STQ di kota Gorontalo. Beberapa hari sebelum tampil mereka sibuk banget latihan. Alhamdulillah penampilan kita berjalan dengan lancar. Oiya, Pesantren Hubulo juga ngutus beberapa santri untuk mengikuti STQ ini.
Trus, gak nyangka sehari kemudian kami dapet undangan nampil dari Pemerintah kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka HUT Gorut yang ke-2. wuih, bangganya kita bisa nampil di sana. Tapi sayangnya gara-gara udah keduluan sama penampilan dari pedangdut ya nggak jadi deh nampil walaupun kita udah berada di lokasi acara.Tapi nggak apa-apa deh.Kami mohon do'anya aja yah, mudah-mudahan mereka yang ikut bisa lulus seleksi dan gak kalah penting mudah-mudahan juga nasyid Hubulo bisa go nasional atau bahkan internasional, amin...
Read More..
Trus, gak nyangka sehari kemudian kami dapet undangan nampil dari Pemerintah kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka HUT Gorut yang ke-2. wuih, bangganya kita bisa nampil di sana. Tapi sayangnya gara-gara udah keduluan sama penampilan dari pedangdut ya nggak jadi deh nampil walaupun kita udah berada di lokasi acara.Tapi nggak apa-apa deh.Kami mohon do'anya aja yah, mudah-mudahan mereka yang ikut bisa lulus seleksi dan gak kalah penting mudah-mudahan juga nasyid Hubulo bisa go nasional atau bahkan internasional, amin...
Label:
Informasi
Minggu, 26 April 2009
UN aliyah, santri gak vakum..
"Merdeka !"..kata-kata begini nih yang kadang terdengar dari kakak-kakak kelas 6. Lah, emangnya ada apa sih? pasti dah tau kan kalo mereka itu abis nyelesain UN. Ini nih yang bikin peserta deg-degan. gak ketinggalan juga ortu dan ustat ustazah dibikin jantungan, ngeri aja anak mereka gak lulus. Sekedar info nih, kali ini standar nilai UN rata-rata setiap mata pelajaran harus 5,5. Jelas aja kebijakan pemerintah ini banyak bikin pro dan kontra. Katanya sih pemerintah berargumen kalo mutu pendidikan Indonesia mo ditingkatin, salahsatu caranya ya dengan naikin standar nilai UN. Menurut ane pribadi sebagai santri, kebijakan pemrintah ini kaya'nya wajib diimbangi dengan pemerataan kualitas tenaga pengajar juga fasilitas penunjangnya di seluruh pelosok nusantara, setuju nggak ? kalo menurut kamu gimana ?
" Yang penting tuh gak usah takut, santai aja ! " sahut salah seorang santri kelas 6 asal Buol-sulteng, Irfan Umur. Tuh dengerin nasehat kakak ini ade-ade, jangan takut menghadapi UN. Nah kalo kata Midun Basri salah seorang santri kelas 6 asal Paguyaman, " Kalo untuk ane pribadi gak ana beban koq, tapi yang dikhawatirkan itu ya beban psikologis orang tua". Tau nggak temen-temen, setelah UN mereka masih harus berjuang ngejalanin beberapa agenda lain loh mulai ujian Niha'i, UN praktek, UAS, UAS praktek, amaliyah tadris atau micro teaching ( praktek ngajar pake bahasa resmi, arab dan inggris) sampe haflah. Waw, cape juga yah..
Eh eh walopun kakak-kakak pada UN tapi ade-ade kelasnya tetep beraktivitas sprti biasa loh. Masuk kelas sampe jam 10, trus dilanjutin prlombaan dari OSPH putra maupun putri, kaya lomba scrable dan maen bola pake sarung. liat tuh fotonya, Seru kan ! lah koq gak libur sih ? hubulo gituuuu, tempatnya muda mudi muslim berekspresi !
" Yang penting tuh gak usah takut, santai aja ! " sahut salah seorang santri kelas 6 asal Buol-sulteng, Irfan Umur. Tuh dengerin nasehat kakak ini ade-ade, jangan takut menghadapi UN. Nah kalo kata Midun Basri salah seorang santri kelas 6 asal Paguyaman, " Kalo untuk ane pribadi gak ana beban koq, tapi yang dikhawatirkan itu ya beban psikologis orang tua". Tau nggak temen-temen, setelah UN mereka masih harus berjuang ngejalanin beberapa agenda lain loh mulai ujian Niha'i, UN praktek, UAS, UAS praktek, amaliyah tadris atau micro teaching ( praktek ngajar pake bahasa resmi, arab dan inggris) sampe haflah. Waw, cape juga yah..
Eh eh walopun kakak-kakak pada UN tapi ade-ade kelasnya tetep beraktivitas sprti biasa loh. Masuk kelas sampe jam 10, trus dilanjutin prlombaan dari OSPH putra maupun putri, kaya lomba scrable dan maen bola pake sarung. liat tuh fotonya, Seru kan ! lah koq gak libur sih ? hubulo gituuuu, tempatnya muda mudi muslim berekspresi !
Read More..
Label:
Informasi
Langganan:
Postingan (Atom)